Pada 19 Juni, pameran komprehensif terbesar di Indonesia, Jakarta Fair, resmi dibuka di JIExpo Jakarta. TAILG menghadirkan 11 produk sekaligus membuka sesi test ride di lokasi, menjadikannya salah satu merek mobilitas listrik roda dua yang paling menonjol di pameran tersebut.
Berorientasi pada Pengguna, Dikembangkan Sesuai Preferensi Lokal
Jakarta Fair Kemayoran berlangsung dari 19 Juni hingga 13 Juli di JIExpo Jakarta, dengan lebih dari 2.550 perusahaan berpartisipasi di 1.550 booth. Acara ini diperkirakan menghasilkan nilai transaksi lebih dari Rp7,5 triliun.
Sebagai salah satu pemimpin global di bidang kendaraan listrik roda dua dan roda tiga, TAILG mulai menjalankan strategi lokalisasi di Indonesia sejak 2023. Berdasarkan kebutuhan dan preferensi pengguna lokal, TAILG menghadirkan 11 produk unggulan di pameran ini, sekaligus menunjukkan keunggulannya dalam kemampuan jarak tempuh jauh.
GF52, sebagai model flagship jarak jauh TAILG, dilengkapi handlebar bergaya pesawat dengan desain full-coverage, kecepatan maksimum 55 km/jam, smart cruise control, serta fungsi mundur yang praktis, menjadikannya pilihan populer bagi para komuter.
Baru-baru ini, influencer KAYE (TikTok: daffakaye) menguji model tersebut di tengah lalu lintas Jakarta dan berhasil menempuh jarak hingga 102 km dalam sekali pengisian daya. Video tersebut meraih lebih dari satu juta likes dan views secara online.
X51-M, dengan desain bergaya mecha dan rangka ringan, memiliki jarak tempuh maksimum hingga 65 km. Sejak diluncurkan pada awal tahun ini, model tersebut banyak diminati kalangan pelajar dan mahasiswa.
Selain itu, model yang dirancang untuk pengguna perempuan seperti GR51, GR52, GE55, dan GALAXY EB, dengan desain menarik, jok yang nyaman, serta pengoperasian yang mudah, mampu memenuhi dua kebutuhan utama para ibu, yakni kepraktisan dan kenyamanan.
Berbagai keunggulan tersebut menarik banyak pengguna perempuan untuk mencoba test ride langsung di lokasi. Sementara itu, model listrik sederhana seperti JS31, JY32, dan JY36, dengan desain ringan dan aman, juga menjadi pilihan populer di kalangan pelajar.
Berakar di Indonesia, Terus Memperdalam Pengembangan Lokal
Sejak memulai ekspansi ke pasar internasional, TAILG telah menempatkan Indonesia dan Vietnam sebagai pasar benchmark penting dalam strategi globalisasinya. Dengan Indonesia sebagai basis dan Asia Tenggara sebagai wilayah pengembangan utama, TAILG terus memperkuat strategi lokalisasi.
Pada 2024, TAILG membuka kantor dan flagship showroom di Tangerang, yang kemudian diikuti dengan beroperasinya pabrik lokal. Saat ini, TAILG telah membangun sistem lokalisasi menyeluruh yang mencakup R&D, manufaktur, dan penjualan. Dengan Pulau Jawa sebagai pusat utama, TAILG juga telah membangun jaringan penjualan dan layanan di berbagai kota besar dengan lebih dari 200 toko bermerek TAILG.
Untuk semakin meningkatkan efisiensi rantai pasok dan kapasitas layanan lokal, TAILG telah membangun basis manufaktur terintegrasi di Indonesia yang mencakup proses perakitan, inspeksi kualitas, pengujian, dan logistik.
Basis tersebut menerapkan standar kualitas internasional serta dilengkapi lini produksi canggih dan sistem pengendalian kualitas yang komprehensif guna memastikan kualitas produk yang tinggi serta proses pengiriman yang efisien.
Seiring dengan ekspansi globalnya, TAILG juga terus menjalin kemitraan dengan berbagai merek kelas dunia untuk menghadirkan produk jarak jauh yang lebih pintar dan lebih canggih bagi para pengguna.
Sebagai merek kendaraan listrik pertama yang menjalin kemitraan strategis global dengan BYD, TAILG secara aktif memperkenalkan solusi blade battery berkapasitas kecil dari BYD, yang dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi, usia pakai panjang, serta performa yang kuat.
Berakar di Indonesia dan terus berkembang secara global, kekuatan TAILG dalam produk maupun branding mendapat pengakuan luas dari para pengguna di JFK Expo.
Ke depan, TAILG akan terus memperkuat lini produk jarak jauh, membangun reputasi yang semakin kuat dalam performa daya jelajah, serta menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih hijau, lebih praktis, dan lebih aman bagi pengguna di Indonesia.